Cara Berhijab yang Benar Menurut Islam
Cara Berhijab yang Benar Menurut Islam

Panduan Cara Berhijab yang Benar Menurut Islam

  • Post author:
  • Post category:Jilbab

Cara berhijab yang benar menurut Islam merupakan hal yang sangat utama dan penting bagi seorang wanita muslim untuk memahami cara berhijab yang benar menurut Islam. Hal ini karena kini banyak kaum wanita yang asal mengenakan hijab demi mengikuti trend saja. Padahal tujuan utama berhijab sendiri adalah untuk menutup aurat, bukan hanya sebagai fashion semata.

Tata Cara Berhijab yang Benar Menurut Islam

Hijab memiliki arti “penghalang”. Dalam keilmuan Islam, hijab sendiri merujuk tentang cara berpakaian yang baik sekaligus menutup aurat, sesuai dengan syariat agama. Jadi ketika seorang wanita mengenakan pakaian yang menutup aurat dengan benar, maka bisa dikatakan memakai hijab. Berhijab yang benar harus memperhatikan syariat yang benar pula. Berikut beberapa cara berhijab yang benar bagi wanita menurut syariat Islam.

1. Menutup Dada

Mengenakan hijab berupa kerudung bagi seorang muslimah adalah merupakan kewajiban. Memakai kerudung yang benar menurut syariat Islam adalah sampai menutupi dada. Prakteknya, tidak sedikit yang memakai kerudung  dengan asal-asalan, seperti hanya mengikatnya ke belakang mengelilingi leher, sehingga bagian dada tidak tertutup dengan benar.

Dasar hukum tentang perihal ini adalah dalam QS An-Nuur ayat 31 yang memiliki arti sebagai berikut: “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya.” Dengan demikian, sudah jelas bahwasanya memakai hijab hingga menutupi dada adalah sebuah keharusan bagi setiap perempuan muslimah.

2. Kain Tidak Tipis dan Terawang

Selain dilarang menampakkan aurat, berhijab juga harus memperhatikan bahan kain yang digunakan. Syariat menganjurkan menggunakan kerudung bahan tebal, tidak tipis dan tidak tembus pandang atau terawang. Hal ini bertujuan supaya aurat benar-benar tertutup, karena apabila meskipun menutup bagian aurat namun masih memakai bahan yang tipis, sama saja tidak menjaga aurat, karena aurat tetap terlihat juga.

3. Menutupi Rambut

Menutupi rambut merupakan syarat wajib cara berhijab yang benar menurut Islam. Sudah menjadi ijma’ bagi muslim di seluruh dunia, bahwa rambut perempuan merupakan perhiasan (yang tidak tampak) dan wajib ditutup. Sanad serta dalil mengenai hal ini adalah tercantum dalam QS. An-Nuur: 31 yang artinya: “Hendaklah mereka untuk menahan pandangannya, lalu memelihara kemaluannya, serta janganlah mereka menampakkan perhiasan, kecuali yang terlihat darinya. Dan hendaknya mereka menutup kain kerudung untuk dadanya.”

4. Tidak Membentuk Punuk Unta

Usahakan hindari cara berhijab dengan menambahkan kerudung atau sorban pada rambut dan menggelungkan hingga di atas kepala, sehingga akan membentuk seperti punuk unta. Selain itu hindari juga memilin rambut panjang Anda dan mengumpulkannya di tengah tepat di atas kepala Anda hingga sampai menonjol. Kedua hal tersebut tidak di perkenankan dalam syariat.

Anda tetap bisa mengikat dan merapikan rambut panjang Anda dengan mengenakan ciput atau jepitan dan mengikatnya di bagian belakang kepala sehingga tidak membentuk punuk unta.

Pendapat lain menjelaskan bahwa tidak membentuk punuk unta disini memiliki maksud menjaga cara berjalan yang mengundang orang lain yang bukan mahram tertarik dengan Anda. Karena hal tersebut di larang oleh syariat Islam tentunya. Memperhatikan cara berhijab yang benar menurut Islam merupakan kewajiban bagi semua perempuan muslim.

5. Berhijab Secara Sederhana agar Tidak Menarik Perhatian Laki-Laki Non Mahram

Kesederhanaan adalah hal yang pokok dalam Islam. Sehingga cara berhijab yang benar dalam Islam juga harus secara sederhana, tidak berlebihan. Tidak berlebihan ini meliputi, tidak berlebih dalam berhias, menggunakan bahan hijab yang sederhana dan tidak memaksakan kemampuan untuk menggunakan hijab yang mahal hanya untuk mengejar fashion.

Berhias secara berlebihan saat hendak keluar rumah juga tidak di perbolehkan, karena mampu menarik perhatian orang-orang yang bukan mahram Anda. Jadi usahakan berhias biasa saja saat hendak meninggalkan rumah atau bepergian. Demikian pula, Anda tetap boleh berhias jika hendak bertemu dengan mahram Anda, seperti suami. Justru untuk hal ini malah di anjurkan.

Demikian cara berhijab yang benar menurut Islam, semoga bisa menjadikan bahan renungan bagi kita semua. Dengan memahami dan membiasakan cara berhijab yang benar menurut ajaran Islam, maka selain Anda akan terlihat cantik, penampilan juga akan terlihat sopan dan rapi.